IZZI Rooftop · Jurnal

Rooftop · pesisir ini

Rooftop di pesisir ini, dan cara memilihnya

Batu Belig, Petitenget, dan Seminyak menampung hampir semua rooftop di pesisir barat, dan di foto semuanya terlihat sama saja. Padahal tidak. Ke mana teras menghadap, berapa harga kursinya, dan jam berapa dapur tutup — tiga hal itu yang menentukan malam Anda, dan tidak satu pun terlihat di foto.

Diperbarui Agustus 20267 menit baca Ditulis di IZZI Rooftop, Batu Belig
SUNSET SEKITAR JAM 6 SEPANJANG TAHUNDATANG SEJAM LEBIH AWALHARUS MENGHADAP BARATTANYAKAN MINIMUM SPENDIZZI: LANTAI 5, TANPA BIAYA MASUKSAMPAI JAM 4DAPUR SAMPAI 02.30ADA RUANG ACSUNSET SEKITAR JAM 6 SEPANJANG TAHUNDATANG SEJAM LEBIH AWALHARUS MENGHADAP BARATTANYAKAN MINIMUM SPENDIZZI: LANTAI 5, TANPA BIAYA MASUKSAMPAI JAM 4DAPUR SAMPAI 02.30ADA RUANG AC

Pertama: menghadap ke mana?

Terdengar jelas, tapi inilah kekecewaan yang paling sering terjadi. Rooftop yang menghadap utara atau selatan punya pemandangan garis pantai yang indah dan tanpa sunset. Di pesisir ini matahari turun ke laut di sebelah barat, dan hanya teras yang menghadap ke sana yang memberi apa yang Anda cari.

Cek petanya sebelum memesan, bukan galeri fotonya. Fotografer memotret dari satu sudut yang kena cahaya; empat puluh kursi lainnya bisa jadi menghadap tembok.

Sunset di sini sekitar 18.00–18.30, sepanjang tahun. Bali dekat khatulistiwa, jadi waktunya nyaris tidak bergeser antarmusim — cahayanya yang bergeser. Dua puluh menit setelah matahari turun biasanya lebih bagus daripada momennya sendiri, dan kebanyakan meja sudah kembali ke minumannya saat itu.

Kedua: berapa harga kursinya?

Harga minuman di menu bukan harga malam itu. Kursi terbaik di rooftop langka selama sembilan puluh menit sehari, dan tempat-tempat mengelola kelangkaan itu dengan tiga cara.

  • Minimum spend. Umum di rooftop hotel dan teras dekat pantai. Tanyakan apakah per orang atau per meja — untuk empat orang selisihnya seluruh anggaran.
  • Baris dengan tarif berbeda. Baris depan, baris kedua, dan area berdiri sering punya minimum berbeda. Baris kedua kerap lebih hemat dengan pemandangan yang nyaris sama.
  • Jendela pemesanan. Sebagian tempat hanya melepas meja sunset untuk yang booking, dan tamu tanpa booking dapat sisa yang menghadap parkiran.

Tidak ada yang curang di situ — itu memang harga sebenarnya, dan lebih baik diketahui sebelum naik.

Ketiga: jam berapa dapur berhenti?

Kebanyakan rooftop di sini adalah bar dengan makanan sebagai pelengkap. Bar-nya jalan lama, dapurnya tutup cepat, dan jam sepuluh pilihannya tinggal koktail atau pulang.

Kalau Anda merencanakan makan malam, bukan sekadar mampir minum, tanyakan dua hal saat memesan: jam berapa dapur tutup, dan apakah menu lengkap berlaku sampai jam itu atau menyusut jadi camilan setelah jam sembilan. Pertanyaan kedua menjebak lebih banyak orang.

Di pesisir ini dapur umumnya berhenti antara jam sepuluh dan sebelas. Pengecualiannya sedikit.

Tiga jalur, dan apa bedanya

Seminyak & Petitenget

Bagian paling berkembang dan paling mahal. Rooftop hotel dengan layanan formal, program koktail yang kuat, dan kemungkinan minimum spend paling tinggi. Booking untuk akhir pekan.

Batu Belig

Perbatasan Kerobokan dan Canggu. Laut di barat yang sama, orang jauh lebih sedikit, dan parkir yang benar-benar ada. Tempatnya independen, bukan teras hotel.

Canggu & Berawa

Lebih muda, lebih santai, dan kebanyakan lebih rendah: rooftop sungguhan lebih jarang di sini daripada yang disiratkan namanya — banyak "rooftop" sebenarnya teras lantai satu.

Yang wajib dicek di mana pun

Menghadap barat, minimum spend, jam tutup dapur, dan apakah ada ruang tertutup. Di musim hujan, hujannya datang cepat dan mengakhiri malam terbuka dalam hitungan menit.

Di mana posisi kami

Kami menjalankan rooftop di Jl. Batu Belig, lantai lima, jadi anggap ini deskripsi tempat kami sendiri, bukan penilaian.

Menghadap barat ke laut, tanpa biaya masuk dan tanpa minimum spend di meja mana pun. Buka sampai jam 4 pagi dengan dapur sampai 02.30 — bagian inilah yang benar-benar berbeda dari sisa pesisir, dan alasan orang sering berakhir di sini setelah memulai malam di tempat lain.

Ada juga ruang ber-AC di balik kaca dengan pemandangan yang sama. Di musim hujan itu lebih berarti dari kedengarannya: hujan memindahkan acaranya ke dalam, bukan mengakhirinya.

Cara merencanakan malamnya

  • Datang jam lima. Meja bagus habis sejam sebelum cahayanya habis.
  • Pesan minuman pertama sebelum setengah enam. Antrean bar memuncak persis saat langit mulai berubah.
  • Tinggal dua puluh menit setelah sunset. Warna terbaik datang setelah mataharinya turun, dan terasnya sudah berkurang separuh.
  • Putuskan soal makan malam sebelum jam sembilan. Saat itulah dapur di pesisir ini mulai tutup.

Perbandingan lengkapnya — tiga belas rooftop dengan rating, harga, dan jam tutup — ada di panduan pulau, dan versi khusus sunset di sini.

Pertanyaan yang sering muncul

Jam berapa sunset di Bali?

Sekitar 18.00–18.30 sepanjang tahun — Bali dekat khatulistiwa jadi waktunya nyaris tidak bergeser. Datang jam lima untuk kursi bagus dan tinggal dua puluh menit setelahnya; warnanya biasanya lebih bagus.

Rooftop mana di Bali yang menghadap sunset?

Hanya teras yang menghadap barat. Cek peta, bukan galeri foto — fotografer memotret dari satu sudut yang kena cahaya.

Apakah rooftop di Bali memberlakukan minimum spend?

Banyak yang iya, terutama rooftop hotel dan kursi terbaik saat sunset. Tanyakan per orang atau per meja, dan apakah tiap baris tarifnya berbeda.

Jam berapa dapur rooftop tutup di Bali?

Umumnya antara jam 10 dan 11 malam di pesisir ini, dan sebagian menyusutkan menu jadi camilan setelah jam sembilan. Tanyakan keduanya kalau berencana makan.

Ada rooftop di Batu Belig yang buka larut?

IZZI Rooftop di Jl. Batu Belig buka sampai jam 4 pagi setiap hari dengan dapur sampai 02.30, tanpa biaya masuk dan tanpa minimum spend.

Datang dan cek hitungannya

IZZI Rooftop — Jl. Batu Belig No.38, lantai lima, antara Canggu dan Seminyak. Buka tiap hari 14.00–04.00, dapur sampai 02.30.

IZZI Rooftop — Restaurant, Bar & Shisha Lounge · Jl. Batu Belig No.38, Floor 5, Kerobokan Kelod, Bali · WhatsApp +62 818-0512-2121